Minggu, 23 November 2014


           CARA MELATIH ANAK DIDIK MENGHARGAI TEMANNYA
c
Saling menuliskan kebaikan dan kelebihan diri teman mereka masing-masing.

      Kita sering mendengar anak-anak usia 8 sampai 12 tahun cenderung belum bisa menghargai temannya dalam bersosialisasi. Apalagi sosialisasi lingkungan tempat anak tinggal berada di lingkungan yang kurang perhatian orang tua, sehingga mereka cenderung meniru orang-orang dewasa di sekeliling mereka atau meniru tayangan-tayangan yang ada di tv dan media masa. Masih untung jika lingkungan tempat mereka tinggal adalah orang-orang yang sopan dan santun serta mau saling menghargai tetangganya. Namun, bila lingkungannya adalah lingkungan yang ramai, penuh dengan persaingan yang tidak sehat, hal ini bisa menjerumuskan anak-anak ke dalam lingkungan yang tidak baik. Adat kesopanan dan kesantunan selalu diabaikan, sehingga akan timbul hal-hal yang tentu saja tidak kita inginkan, seperti saling mengejek teman, berkelahi dan sebagainya.


Ketika siswa berada sepenuhnya di lingkungan sekolah, bisa saja hal ini diminimalisir, asal memang senantiasa selalu mendapat perhatian yang lebih oleh pihak sekolah. Pelajaran tentang bagaimana cara menghargai orang lain sudah banyak atau sering kita dengar, namun realitanya ketika kita mencoba untuk menasihati anak-anak terutama siswa, kadang-kadang masih ada saja anak-anak yang cenderung suka memancing atau mengejek teman-temannya yang lain tanpa sebab. Sehingga timbul persaingan yang kurang sehat di antara mereka, yang justru menjurus kepada perkelahian.

Beberapa hal yang patut digaris bawahi adalah ketika kita sedang menemui tantangan seperti ini dalam menghadapi siswa yang berkelahi karena ejekan teman, pertama-tama yang bisa kita lakukan adalah memanggil mereka secara pribadi. Kita minta mereka untuk saling menuliskan kebaikan diri teman yang diejeknya tersebut, demikian pula teman yang diejek, kita minta ia juga menuliskan kebaikan-kebaikan atau kelebihan-kelebihan temannya tersebut. Setelah keduanya saling menuliskan kebaikan dan kelebihan diri teman mereka masing-masing, mintalah mereka untuk membacakannya di depan kita. Setelah itu baru kita minta mereka saling bersalaman dan mengambil wudhu, agar diri mereka menjadi lebih tenang. Lakukan kegiatan ini beberapa kali, maka insyaallah akan terjadi banyak perubahan pada diri anak.

Biasanya trik ini sangat manjur, karena penulis sudah sering melakukannya. Selang beberapa hari kemudian, lihatlah perubahan yang terjadi pada kedua diri siswa yang berlawanan tadi, hasilnya adalah kedua siswa tersebut akan berteman dengan akrab, bahkan bisa menjadi dua sahabat yang tak terpisahkan. Mudah-mudahan bisa diterapkan di manapun kita berada, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah, karena akhlak yang mulia tergantung bagaimana kita menanamkan budi pekerti yang baik kepada anak didik kita. Semoga bermanfaat.


*) Ditulis oleh Delta Nia, S.Pd, M.Pd. Guru SDIT Al Ittihad Rumbai 
BAHAYA MABUK PUJIAN
unggul

Bahaya Mabuk Pujian

Dipuji, dikagumi, diperlakukan spesial itu sangat nikmat, sehingga banyak orang yang sangat merindukannya.
Dan bagi yang tak hati – hati dan tak kuat iman, akan banyak kerusakan yang timbul bila sudah diperbudak dan mabuk pujian.
Seperti orang mabuk; berpikir, berbicara, bersikap dan mengambil keputusan menjadi tak normal / error.
Hati akan cenderung hilang kepekaan, mudah tersinggung dan sakit hati bila orang tak memuji atau mmperlakukannya tak sesuai harapan.
Hidup selalu galau, sangat cemas orang tak lagi memperhatikannya. akal selalu berputar akibatnya jadi kurang peduli kepada yang lain, selalu orientasi diri sendiri.
Sibuk sekali membangun ‘kemasan’/topeng’ demi penilaian orang walau harus berhutang atau menanggung resiko yang berat.
Orang – orang disekitarnya pecinta penilaian manusia, tak akan merasa nyaman, karena yang bersangkutanpun tak nyaman dengan dirinya sendiri.
Hubungan dengan Allohpun semakin terhijab, walau banyak ilmu agama dan rajin ibadah, karena di hatinya bukanlah Alloh yang dituju melainkan sibuk dengan penilaian makhluk.
Mengapa orang memuji? Karena mereka tidak tahu siapa diri kita. Kalau mereka tahu siapa kita sebenarnya, pasti mereka tak akan memuji. Celakanya kalau dipuji, kita menikmati sesuatu yang sesungguhnya tidak ada pada diri ini.
Pujian dapat membuat kita jadi yakin seperti apa yang dikatakan orang, sampai kita tidak jujur kepada diri sendiri. Sebenarnya yang tahu seperti apa diri ini adalah kita sendiri. Orang yang memuji hanya menyangka saja.
Seharusnya, pujian itu membuat kita malu. Karena apa yang mereka katakan, sebenarnya tidak ada pada diri kita. Tapi bagi para pecinta dunia, mereka akan menikmati sesuatu yang tidak ada pada dirinya. Artinya, dia berbohong pada dirinya sendiri.
Bahayanya pujian itu ada tiga :
Pertama, kita jadi terpenjara oleh pujian orang. Kita takut kehilangan segala pujian pada diri. Akibatnya, kita melakukan apa saja supaya pujian itu tidak hilang. Orang yang dipuji dan memercayai pujian, dia tidak akan menerima nasihat dari orang lain. Karena dia benar-benar termakan, terbelenggu dan terpenjara oleh pujian tersebut.
Kedua, dia sangat sulit mengakui kekurangannya. Ini adalah malapetaka. Orang yang tidak bertaubat, dialah orang zalim. Orang yang tidak mau mengakui dosanya itu termasuk zalim. Kalau kita telah menyakiti orang, tetapi tidak mengakui, berarti kita sudah zalim. Zalim pada orang dan pada diri sendiri.
Ketiga, kalau orang sudah senang dipuji, maka tidak ada ikhlas dalam dirinya. Karena segala perbuatan yang dilakukannya hanya untuk mempertahankan pujian. Dia akan mengatur penampilan dan sikapnya agar terlihat baik bagi orang. Apakah mungkin orang seperti ini akan ikhlas? Jawabannya tidak! Karena dia melakukan apapun bukan untuk Allah lagi, tapi karena untuk pujiannya. Tiap hari pekerjaannya hanya berpikir bagaimana agar tetap dianggap teladan.
Seorang anak yang sudah terbiasa dipuji, berarti kita merusak dia. Dia akan merasa dirinya istimewa. Dia merasa dirinya khusus dan merasa dirinya lebih dari orang lain. Maka tunggulah ketika dia dewasa, dia tidak akan memandang orang tuanya. Karena dia dibesarkan untuk tidak jujur melihat dirinya. Dia dibesarkan untuk melihat dan membangun topengnya.
Rasulullah SAW bahkan amat tidak berkenan bila melihat orang lain memuji-muji:
“Bila kamu melihat orang-orang yang sedang memuji-muji dan menyanjung-nyanjung maka taburkanlah pasir ke wajah-wajah mereka.” (HR. Ahmad)
Jangan menikmati pujian atau jangan termakan terjebak pujian. Pujian itu bisa memabukkan diri seseorang. Segalanya bisa jadi alat untuk membuatnya dipuji. Berbuat sederhana pun bisa menjadi alat pujian, yakni, supaya dinilai tawadlu. Padahal dengan pujian-pujian itu hidupnya bisa menjadi munafik. Orang-orang di sekitarnya juga tidak nyaman, karena orang-orang tidak bisa dibeli hatinya dengan kepura-puraan.
Islam mengajarkan kita menjadi orang yang asli. Murni tanpa rekayasa dan kepura-puraan. Apa yang kita perbuat tujuannya cuma satu agar Allah menerima (ridha). Tidak ada masalah dengan penerimaan dan penghargaan dari orang lain. Yang penting apa yang kita lakukan benar, tidak menyakiti dan melanggar hak orang lain.
Tidak ada kepura-puraan, tidak ada kepalsuan. Antara perbuatan dan perkataan sama, maka akan tercipta rasa nyaman. Nyaman untuk kita, nyaman untuk orang di sekitar kita. Kalau berpura-pura, kita akan merasa tidak nyaman. Orang lain pun juga merasa sama, tidak nyaman.
Islam itu nyaman di hati betapapun badai harus dihadapi. Kenapa? Karena tidak ada kepura-puraan.

Ditulis oleh: KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym )
Beliau adalah pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN BENDA

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Benda
Perubahan benda karena beberapa faktor, yaitu:
1. Pembakaran
Benda yang dibakar akan mengalmi perubahan sifat, contohnya kayu yang dibakar menjadi arang dan kertas dibakar menjadi abu,

2. Pemanasan
Pemanasan benda dapat mengubah sifat benda, contohnya beras yang mulanya keras dan setelah dimasak menjadi empuk, adonan kue yang semula encer dan setelah dipanaskan dalam oven menjadi padat dan mengembang.

3. Peletakan di udara terbuka
Minyak kayu putih yang diletakkan di udara terbuka akan menguap karena berubah menjadi gas, es batu yang diletakkan di tempat terbuka akan mencair, dan kentang yang dibiarkan di udara terbuka akan berubah warna dan akan cepat busuk. Perhatikan gambar berikut!

II. Macam-macam Perubahan Sifat Benda
Benda padat, cair, dan gas dapat mengalami perubahan wujud. Perubahan sifat benda ada beberapa jenis, yaitu perubahan wujud, perubahan bentuk, perubahan warna, perubahan rasa, perubahan ukuran, dan perubahan bau.
1. Perubahan Wujud
Perubahan wujud benda ada 6, yaitu:
a) Mencair merupakan perubahan wujud dari benda padat menjadi cair, misalnya:
- es batu yang dibiarkan di tempat terbuka akan mencair,
- lilin yang dinyalakan akan meleleh menjadi cair,
- mentega jika dipanaskan akan meleleh menjadi encer,
- es krim lama-lama mencair.

b) Menguap adalah perubahan wujud dari benda cair menjadi gas, misalnya:
- air yang dipanaskan sampai mendidih berubah menjadi uap,
- alkohol serta spritus yang diletakkan di tempat terbuka lama-lama akan habis karena menguap,
- pakaian yang basah dijemur maka pakaian akan kering.

c) Membeku adalah perubahan wujud dari benda cair menjadi padat, misalnya:
- air yang didinginkan dalam kulkas akan menjadi es batu
- agar-agar berbentuk cair pada saat masih panas, tetapi setelah dingin agar-agar berbentuk padat.

d) Mengkristal adalah perubahan wujud dari benda gas menjadi padat, misalnya:
- hujan salju dan proses pembuatan pupuk nitrogen buatan,
- kawah gas belerang, maka pada dinding-dinding kawah dilihat gas-gas belerang yang berubah menjadi kristal-kristal belerang,

e) Menyublim adalah perubahan wujud dari benda padat menjadi gas, misalnya kapur barus yang diletakkan di tempat terbuka lama kelamaan akan habis,
f) Megembun adalah perubahan wujud dari benda gas menjadi cair, misalnya:
- gelas yang berisi es batu di bagian luarnya akan muncul titik-titik air,
- udara mengembun di pagi hari,
- pada saat kita menghembuskan napas pada kaca, maka kaca menjadi berembun,
- air panas ditutup dengan piring, maka bagian atas piring yang dipakai tutup akan menetes air.

2. Perubahan warna
Perubahan warna terjadi karena pembakaran, udara, sinar matahari, serta manusia. Contohnya kertas putih yang dibakar menjadi abu hitam dan makanan yang dimasak berubah warna.
3. Perubahan rasa
Makanan yang yang belum dimasak akan berbeda rasanya dengan makanan yang sudah dimasak.

4. Perubahan bau
Makanan yang rusak baunya akan busuk berbeda makanan yang baru dipetik baunya harum.

5. Perubahan ukuran
Sayuran yang masih segar tampak besar sewaktu dimasak setelah dimasak ukurannnya tampak kecil.

Kisah Garam, Gelas dan Danau 

Kisah Garam Gelas dan Danau
Suatu ketika, seorang kakek bijaksana mendatangi cucunya yang belakangan ini selalu tampak murung. “Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah ceriamu itu?” tanya si Kakek.
“Kakek, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tidak ada habis-habisnya,” jawab pemuda itu dengan lesu.
Si Kakek tersenyum. “Ambillah segelas air dan dua genggam garam, bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu.” Si pemuda pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan kakeknya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.
“Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke gelas itu,” kata Si Kakek.
“Setelah itu coba kau minum airnya sedikit.”
Pemuda itu pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin. “Bagaimana rasanya?” tanya si Kakek.
“Asin, dan perutku jadi mual,” jawab pemuda itu dengan wajah yang masih meringis. Si Kakek tertawa terkekeh-kekeh melihat wajah cucunya yang meringis keasinan.
“Sekarang kau ikut aku.” Si Kakek membawa cucunya ke danau di dekat tempat mereka. “Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau.”
Pemuda itu menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah di hadapan kakek, begitu pikirnya.
“Sekarang, coba kau minum air danau itu,” kata si Kakek.
Pemuda itupun menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau,  lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya, si Kakek bertanya kepadanya, “Bagaimana rasanya?”
“Segar, segar sekali,” kata pemuda itu sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya. Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya.
“Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?”
“Tidak sama sekali,” kata pemuda itu sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Si Kakek hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan cucunya itu meminum air danau sampai puas.
“Nak,” kata si Kakek setelah cucunya selesai minum.
“Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Begitulah hidup..kau masih muda dan perlu banyak makan garam kehidupan.”
“Semua orang mengalami masalah dalam hidupnya, dan merasakan asinnya penderitaan karena masalah tersebut. Namun yang membedakan adalah sangat bergantung dari besarnya hati yang menampungnya. Jadi, supaya kamu tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas, dan jadikan hatimu sebesar danau.”

Nilai yang dapat diambil:
Seperti yang telah dikatakan oleh kakek bijaksana, bahwa garam bisa kita ibaratkan sebagai masalah yang ada dalam kehidupan ini. Dan tentu saja setiap orang memiliki masalah dalam hidupnya, hanya saja cara mereka mengatasi masalah itu berbeda-beda.
Di sinilah kita harus memahami cara merespon yang baik ketika kita sedang menghadapi suatu masalah, apakah kita mau memilih menjadi gelas, yang dimana ketika ada masalah (garam) datang, dan kita merasakan penderitaannya (asinnya). Atau kita mau memilih menjadi sebuah danau, dimana ketika ada masalah (garam) datang, kita tidak terpengaruh dengan penderitaan (asin) yang ada, namun tetap positif thinking (segar).
Semoga saja cerita inspiratif kali ini bisa membangkitkan semangat kita untuk menjadi pribadi yang lebih sukses lagi.

ANTARA PENDIDIKAN, MASYARAKAT, DAN KEBUDAYAAN



Pendidikan merupakan hal terpenting bagi masyarakat, dan bagi individu sendiri, kita dapat melihat sikap atau cara berpikir seseorang dari pendidikannya,dan pendidikan merupakan pranata social yang berfungsi melaksanakan sosialisasi atau enkulturasi. Masyarakat bisa bersosialisasi antara satu dengan yang lainnya, pendidikan juga dapat tercermin dari dalam keluarga sendiri bagaimana kita bersikap dalam satu keluarga, pendidikan yang terpenting adalah dari dalam keluarga sendiri karena mereka orang yang terdekat dengan kita, dan setiap individu dalam masyarakat merupakan potensi yang harus dikembangkan untuk mendukung kegiatan yang ada didalam masyarakat, manusia juga memiliki sifat kodrat yang baik dan buruk. Dan melalui pendidikan manusia diharapkan dapat menjadi individu yang memiliki keterampilan dan ilmu yang dapat dibagikan kepada masyarakat yang ada disekitarnya.
Pada hakikatnya manusia adalah makhluk bermasyarakat dan makhluk yang berbudaya, setiap individu diharapkan dapat hidup bermasyarakat dan berbudaya sehingga tidak terjadi penyimpangan tingkah laku terhadap nilai system dan norma masyarakat yang telah ditetapkan. Ada hubungan antara pendidikan,dengan masyarakat, dan kebudayaan, kebudayaan menentukan arah dan sikap seseorang, sedangkan pendidikian menentukn cara berpikir dan kreasi seseorang, jadi pendidikan dan kebudayaan sangat berrhubungan erat yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat.jika dalam keluarganya diajarkan pendidikan yang baik dan mempunyai kebudayaan yang baik, maka pada saat terjun ke masyarakat kita bisa memiliki rasa toleransi yang baik dan bersosialisasi dengan cepat dan baik.

KEGIATAN-KEGIATAN YANG TIDAK BOLEH MENGGUNAKAN DANA BOS

bosKementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah memastikan kenaikan dana bantuan operasional sekolah (BOS). Kenaikan ini merupakan imbas dari anggaran fungsi pendidikan yang mencapai Rp 409,1 triliun.
Kenaikan dana BOS ini berdampak pada kenaikan alokasi dana BOS yang bakal diterima oleh sekolah. Khusus untuk SMP seperti yang dikatakan oleh Direktur Pembinaan SMP Ditjen Dikdas Kemendikbud Didik Suhardi yang kami kutip dari jpnn.com.naik dari Rp 700 ribu / siswa / tahun menjadi Rp 1 juta / siswa / tahun. Sedangkan untuk jenjang SD naik dari Rp 580 ribu / siswa / tahun menjadi Rp 700 ribu/siswa pertahun.
Tentu saja hal ini menjadi berita gembira terutama bagi sekolah. Diharapkan dengan adanya kenaikan alokasi dana BOS ini akan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan di sekolah. Apalagi sistem pendistribusiannya di lakukan di awal triwulan berjalan, sehingga bisa dimanfaatkan untuk membiayai pelaksanaan pendidikan pada triwulan tersebut.
Akan tetapi sekolah perlu juga berhati-hati dalam menggunakan dana BOS tersebut, jangan sampai menggunakan dana tersebut pada kegiatan-kegiatan yang tidak diperbolehkan, seperti :
  1. Disimpan dengan maksud untuk dibungakanLARANGAN PENGGUNAAN DANA BOS
  2. Dipinjamkan kepada pihak lain
  3. Membeli software/perangkat lunak untuk pelaporan keuangan BOS atau software sejenis
  4. Membiayai kegiatan yang tidak menjadi prioritas sekolah dan memerlukan biaya besar, misalnya studi banding, tur studi (Karya wisata) dan sejenisnya
  5. Membayar iuran kegiatan yang diselenggarakan oleh UPTD Kecamatan / Kabupaten / Kota / Provinsi / Pusat, atau pihak lainnya, kecuali untuk menanggung biaya peserta didik / guru yang ikut serta dalam kegiatan tersebut
  6. Membayar bonus dan transportasi rutin untuk guru
  7. Membeli pakaian/seragam/sepatu bagi guru/peserta didik untuk kepentingan pribadi (bukan inventaris sekolah), kecuali untuk peserta didik penerima BSM
  8. Digunakan untuk rehabilitasi sedang dan berat
  9. Membangun gedung/ruangan baru
  10. Membeli Lembar Kerja Peserta Didik (LKS) dan bahan / peralatan yang tidak mendukung proses pembelajaran
  11. Menanamkan saham
  12. Membiayai kegiatan yang telah dibiayai dari sumber dana pemerintah pusat atau pemerintah daerah secara penuh/wajar
  13. Membiayai kegiatan penunjang yang tidak ada kaitannya dengan operasi sekolah, misalnya membiayai iuran dalam rangka perayaan hari besar nasional dan upacara keagamaan/acara keagamaan
  14. Membiayai kegiatan dalam rangka pengikuti pelatihan/sosialisasi/pendampingan terkait program BOS/perpajakan program BOS yang diselenggarakan lembaga di luar SKPD Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota dan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

Jumat, 24 Oktober 2014

ROTASI DAN REVOLUSI BUMI SERTA PENGARUHNYA

ROTASI DAN REVOLUSI BUMI SERTA PENGARUHNYA

Pengertian Rotasi Bumi
Rotasi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi sumbunya atau porosnya dari arah barat ke timur. Lamanya rotasi bumi disebut kala rotasi yaitu selama 23 jam 56 menit 4 detik (disebut satu hari).

Akibat Rotasi Bumi
Akibat perputaran bumi pada porosnya (rotasi bumi) maka akan terjadi beberapa peristiwa di bumi yaitu :
1). Terjadinya siang dan malam
Bagian bumi yang menghadap kearah matahari ketika berputar pada porosnya akan mengalami siang, sebaliknya bagian bumi yang membelakangi matahari akan mengalami malam, dan hal ini terjadi secara bergantian yaitu panjang waktu siang dan malam rata-rata 12 jam. Perbedaan waktu siang dan malam akan menjadi lebih besar pada tempat-tempat yang jauh dari khatulistiwa.

2). Terjadinya perbedaan waktu diberbagai tempat di muka bumi
Orang-orang yang berada disebelah timur akan mengalami matahari terbit dan terbenam lebih dahulu. Hal ini dikarenakan bumi berputar dari arah barat ke timur. Daerah yang berada pada sudut 15 derajat lebih ke timur akan melihat matahari terbit lebih dahulu selama 1 jam, maka jika di Nusa Tenggara Barat matahari telah terbit, maka kita di Jakarta baru melihat matahari terbit satun jam setelahnya. Atau jika di Nusa Tenggara Barat pukul 06.00 WITA, maka di Jakarta baru pukul 05.00 WIB.

3). Gerak semu harian bintang
Akibat rotasi bumi maka kita yang ada di bumi melihat seolah olah mataharilah yang bergerak berputar dari timur kebarat mengelilingi bumi. Padahal yang terjadi sebenarnya adalah matahari tidak bergerak, tetapi bumilah bergerak berputar mengelilingi matahari dari barat ke timur. Gerak yang tidak sebenarnya ini dinamakan gerak semu harian bintang. Disebut gerak semu harian karena kita dapat mengamatinya setiap hari atau setiap saat.

4). Perbedaan percepatan gravitasi di permukaan bumi

Pengertian Revolusi Bumi


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixUYkHnInsWqmAlnEmIAnRQS22tCnc9fJ_yo4FyKMAQJ_tXNXw1uWV9Vku2hihsnx0dCoOAKEHhHRDcaNxoo4tCmoQFqwcPl-XKIb1ewC38Pa9XTX4ZRyI0lWVMPh8b6kxrN_kjwYNPtE/s320/revolusi+bumi.png


Revolusi Bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari. Revolusi bumi merupakan akibat tarik menarik antara gaya gravitasi matahari dengan gaya gravitasi bumi, selain perputaran bumi pada porosnya atau disebut rotasi bumi.

Kala revolusi bumi dalam satu kali mengelilingi matahari adalah 365¼ hari. Bumi berevolusi tidak tegak lurus terhadap bidang ekliptika melainkan miring dengan arah yang sama membentuk sudut 23,50 terhadap matahari, sudut ini diukur dari garis imajiner yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan yang disebut dengan sumbu rotasi.

Pengaruh Revolusi Bumi

1. Perbedaan Lama Siang dan Malam
Kombinasi antara revolusi bumi serta kemiringan sumbu bumi terhadap bidang ekliptika menimbulkan beberapa gejala alam yang diamati berulang setiap tahunnya.

Antara tanggal 21 Maret s.d 23 September
- Kutub utara mendekati matahari, sedangkan kutub selatan menjauhi matahari.
- Belahan bumi utara menerima sinar matahari lebih banyak daripada belahan bumi selatan.
- Panjang siang dibelahan bumi utara lebih lama daripada dibelahan bumi selatan.
- Ada daerah disekitar kutub utara yang mengalami siang 24 jam dan ada daerah disekitar kutub selatan yang mengalami malam 24 jam.
- Diamati dari khatulistiwa, matahari tampak bergeser ke utara.
- Kutub utara paling dekat ke matahari pada tanggal 21 juni. Pada saat ini pengamat di khatulistiwa melihat matahari bergeser 23,5oke utara.

Antara tanggal 23 September s.d 21 Maret
- Kutub selatan lebih dekat mendekati matahari, sedangkan kutub utara lebih menjauhi matahari.
- Belahan bumi selatan menerima sinar matahari lebih banyak daripada belahan bumi utara.
- Panjang siang dibelahan bumi selatan lebih lama daripada belahan bumi utara.
- Ada daerah di sekitar kutub utara yang mengalami malam 24 jam dan ada daerah di sekitar kutub selatan mengalami siang 24 jam.
- Diamati dari khatulistiwa, matahari tampak bergeser ke selatan.
- Kutub selatan berada pada posisi paling dekat dengan matahari pada tanggal 22 Desember. Pada saat ini pengamat di khatulistiwa melihat matahari bergeser 23,5o ke selatan.

Pada tanggal 21 Maret dan 23 Desember
- Kutub utara dan kutub selatan berjarak sama ke matahari.
- Belahan bumi utara dan belahan bumi selatan menerima sinar matahari sama banyaknya.
- Panjang siang dan malam sama diseluruh belahan bumi.
- Di daerah khatulistiwa matahahari tampak melintas tepat di atas kepala.

2. Gerak Semu Tahunan Matahari
Pergeseran posisi matahari ke arah belahan bumi utara (22 Desember – 21 Juni) dan pergeseran posisi matahari dari belahan bumi utara ke belahan bumi selatan (21 Juni – 21 Desember ) disebut gerak semu harian matahari. Disebut demikian karena sebenarnya matahari tidak bergerak. Gerak itu akibat revolusi bumi dengan sumbu rotasi yang miring.

3. Perubahan Musim
Belahan bumi utara dan selatan mengalami empat musim. Empat musim itu adalah musim semi, musim panas, musim gugur,, dan musim dingin. Berikut ini adalah tabel musim pad waktu dan daerah tertentu di belahan bumi

Musim-musim dibelah bumi utara
Musim semi : 21 Maret – 21 Juni
Musim panas : 21 Juni – 23 September
Musim gugur : 23 September – 22 Desember
Musim Dingin : 22 Desember – 21 Maret

Musim-musim dibelah bumi selatan
Musim semi : 23 September – 22 Desember
Musim panas : 22 Desember – 21 Maret
Musim gugur : 21 Maret – 22 Juni
Musim Dingin : 21 Juni – 23 September

4. Perubahan Kenampakan Rasi Bintang
Rasi bintang adalah susunan bintang-bintang yang tampak dari bumi membentuk pola-pola tertentu. Bintang-bintang membentuk sebuah rasi sebenarnya tidak berada pada lokasi yang berdekatan. Karena letak bintang-bintang itu sangat jauh, maka ketika diamati dari bumi seolah-olah tampak berdekatan. Rasi bintang yang kita kenal antara lain Aquarius, Pisces, Gemini, Scorpio, Leo, dan lain-lain
Ketika bumi berada disebelah timur matahari, kita hanya dapat melihat bintang-bintang yang berada di sebelah timur matahari. Ketika bumi berada di sebelah utara matahari, kita hanya dapat melihat bintang-bintang yang berada di sebelah utara matahari. Akibat adanya revolusi bumi, bintang-bintang yang nampak dari bumi selalu berubah.

5. Kalender Masehi
Lama waktu dalam setahun adalah 365 hari. Untuk menampung kelebihan ¼ hari pada tiap tahun maka lamanya satu tahun diperpanjang 1 hari menjadi 366 hari pada setiap empat tahun. Satu hari tersebut ditambahkan pada bulan februari. Tahun yang lebih panjang sehari ini disebut tahun kabisat. Untuk mempermudah mengingat, maka dipilih sebagai tahun kabisat adalah tahun yang habis di bagi empat. Contohnya adalah 1984,2000, dan lain-lain